Bukan, ini bukan tentang Rocky Gerung. Ini tentang pemeran Rocky yang asli alias Slyvester Stallone. Bukan prekuel film “Rocky” (1976), melainkan biopik sang aktor sendiri yang akan berjudul “I Play Rocky”.
Film ini mengangkat kisah tragikomedi Slyvester Stallone muda di California. Bayangkan saja, wajahnya disebut “aneh”, skripnya ditolak, uang di rekening hanya 106 dolar Amerika, dikejar hutang, bahkan sampai jual anjing demi bayar tagihan. Ironisnya, skrip film “Rocky” sempat ditawar 360 ribu dolar Amerika, tapi dengan syarat Slyvester Stallone tidak boleh main. Lho, buat apa?

Untungnya, ada produser nekat yang percaya. Dengan budget pas-pasan, hanya 1 juta dolar Amerika sudah termasuk marketing, film “Rocky” akhirnya rilis dan sukses besar tembus 225 juta dolar untuk perolehan box office. Dari situ lahir ikon Rocky Balboa, sekaligus mematenkan Slyvester Stallone sebagai legenda Hollywood.
Film “I Play Rocky” digarap Peter Farrelly (sutradara film “Green Book”) dan akan menyorot bagaimana skrip sederhana tentang petinju kelas bawah bisa jadi mahakarya abadi. Oh ya, Slyvester Stallone kali ini hanya jadi konsultan cerita, tidak ikut tampil. Jadi jangan berharap ada cameo “Yo Adrian” dadakan.

Pertanyaan terakhir: Anthony Ippolito mirip tidak sama Slyvester Stallone muda? Kalau iya, siap-siap nostalgia. Kalau tidak… ya, anggap saja latihan imajinasi.