Mark Ruffalo, Pedro Pascal, dan Tatiana Maslany, Pasang Badan untuk Jimmy Kimmel: Disney ‘Diskors’ Sama Bintangnya Sendiri

Drama panas di dunia hiburan pecah lagi, kali ini gara-gara Disney nekat menskors tanpa batas waktu Jimmy Kimmel, host Late Night Show favorit publik. Alasan klasik: komentar Kimmel soal kasus pembunuhan Charlie Kirk dianggap kelewatan. Hasilnya? ABC, yang ada di bawah payung Disney, langsung menekan tombol “bekukan”.

Tapi yang bikin geger, pemeran Hulk sendiri, Mark Ruffalo, ikut turun gelanggang. Bukan hanya membela Jimmy Kimmel, dia juga memberi peringatan yang bikin investor garuk-garuk kepala: saham Disney sudah anjlok 7%, dan menurut dia bakal makin anjlok kalau Disney tidak cepat-cepat membawa kembali Jimmy Kimmel ke layar.

Jimmy Kimmel yang menjadi host acara tengah malam favorit publik (Sumber: The Hollywood Reporter)

“Saham Disney akan turun lebih jauh lagi jika acaranya dibatalkan. Disney tidak ingin menjadi pihak yang menghancurkan Amerika,” ujar Mark Ruffalo di media sosial.

Mark Ruffalo bukan sendirian. Pedro Pascal terang-terangan membanting pintu keluar dari proyek Disney sambil menggondol fanbase setianya. Sementara Tatiana Maslany alias She-Hulk mengajak pengikutnya kompak untuk unsubscribe Disney+. Kalau ini bukan perlawanan bintang, lalu apa namanya?

Tatiana Maslany (She-Hulk) mengajak semua orang untuk unsubscribe Disney+ (Sumber: VOI)

Disney jelas lagi jalan di atas tali rapuh. Setiap detik mereka menggantung status Kimmel, setiap detik itu pula uang dan reputasi mereka menguap. Kehilangan uang bisa diakali, tapi kehilangan bintang besar dan basis fanatik? Itu bom waktu.

Sekarang bola ada di tangan Disney: mau cepat-cepat menurunkan ego atau menunggu saham semakin terjun bebas? Karena kalau Mark Ruffalo benar, bukan hanya “Happiest Place on Earth” yang akan jadi dongeng, tapi reputasi Disney sendiri yang bisa hancur berkeping-keping.

Pedro Pascal ikut protes dan mau keluar dari Disney (Sumber: NME)

Walaupun acara yang dipandu oleh Jimmy Kimmel sudah akan ditayangkan lagi oleh Disney, namun tetap saja, apakah publik masih tetap menaruh kepercayaan ke Disney? Apalagi ‘diskors’ langsung sama tiga bintang utama mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *