MCU mungkin kayak surga buat aktor—uang ngalir, fanbase fanatik, dan cameo sampai pensiun. Tapi percaya atau nggak, gak semua orang mau main di semesta penuh CGI ini. Berikut 10 aktor yang bilang “nggak, makasih” ke Marvel, dan… hidup mereka gak hancur kok.
Patrick Wilson — Gagal Jadi Penjahat, Malah Jadi Raja Laut
Awalnya udah di-casting buat jadi Darren Cross alias Yellowjacket di Ant‑Man. Tapi sutradara ganti, jadwal syuting chaos, dia keluar. Ending-nya? Jadi musuh Aquaman di DC. Not bad, bro. “Less ants, more tridents.”

Jason Momoa — “Gue Males Jadi Alien Garing”
Ditawari jadi Drax si otot jalan kaki. Tapi dia ngerasa perannya terlalu “serius tapi bego” dan minim dialog. Momoa: “Gue mending nulis film sendiri dan ngelawan rasis di padang gurun.” Respect.

Joaquin Phoenix — Dari Sorcerer Supreme ke Badut dengan Oscar
Marvel pengen banget dia jadi Doctor Strange. Tapi Phoenix bilang no thanks karena terlalu banyak embel-embel kontrak. Beberapa tahun kemudian dia jadi Joker, dapet Oscar, dan dunia lupa kalo dia pernah hampir jadi wizard.

Margot Robbie — Marvel Gak Sanggup Bayar?
Rumornya mau dijadiin Sue Storm, tapi kabarnya Marvel gak kuat bayar dia. Margot: “It’s giving broke.” Dia balik ke DC, bikin Barbie, jadi produser, dan nyapu box office.

Mel Gibson — “Gue Gak Mau Jadi Bapak Dewa Palsu”
Marvel: “Main Odin, yuk?”
Gibson: “Pass. Gue gak mau ada di film dewa Norse yang kerasa kayak konser cosplay.”
Thor pun menangis dalam diam.

Moral of the Story?
Nolak Marvel = bukan akhir dunia. Kadang malah jadi jalan ke Oscar, peran ikonik lain, atau sekadar hidup lebih santai tanpa harus di-scan buat CGI versi 30 tahun ke depan. MCU emang gede, tapi gak semua orang pengen hidup di green screen seumur kariernya.
—
Kalau kamu aktor dan Marvel ngajak collab, jangan langsung “yes sir!”—cek dulu makeup-nya berapa jam, kontrak-nya berapa film, dan apakah kamu mau dikurung di franchise selama 15 tahun. Kadang jadi villain di DC lebih tenang daripada jadi Avenger ketiga dari kiri.