
“GJLS: Ibuku Ibu-Ibu” dan Budaya Tawa yang Miskin Kesadaran
Di tengah semangat baru sinema Indonesia yang mulai mengeksplorasi bentuk, tema, dan bahasa, “GJLS: Ibuku Ibu-Ibu” justru hadir sebagai antitesis menyakitkan dari perkembangan itu. Bukan karena ia subversif. Bukan karena […]